Maunya itu ….

November 24, 2007

Indahnya cinta.. tak seindah kata... Kenapa sih, begitu lama kau selesaikan kebiasaanmu itu. Mengapa juga aku dilarang menikmati harumnya wangi syurga saat-saat begini. Aku begitu ingin bisa bermandi sekedar di clobekan kali anyar di samping rumah kita. Aku cemburu, alirannya begitu santer sementara bendungan yang kau buat pada sungai senyaman itu tak kuat ku tembus.

Kenapa sih, kau masih saja rela mebanting pintu-pintu saat malaikat datang. Apakah sudah merasa mampu menerbangkan sayap-sayapmu setinggi langit tujuh. Atau mampu menembus bumi sebatas angkara. Wangi yang kau tebar, harumnya sirna sejuknyapun hambar.

Kau, yang telah lama bermandi dalam sungai itu, basah kuyupmu masih terasa tetasannya. Hutan pelindung yang membatas dunia luar pun kini sudah gundul, lantas binatang mana yang akan bisa mendatangi lagi. Sementara penjaganya kau usir-usir tanpa peduli.

Duniaku dunianya…

November 23, 2007


Dunia begitu mempesona
dunia begitu menganga
dunia begitu berarna
dunia semata bias

dunia sedengkur suara
dunia sepahit rasa
dunia sekeras cadas
dunia senikmat bidadari
dunia secuil nurani
dunia segudang tirani

oh duniaku
bukan dunianya
duniaku warnaku
duniaku wataku
duniaku rumahku
duniaku ideologiku
duniaku mahkotaku

duniaku karibku
dimana duniamu
tak jua meramu
mana tangismu masih juga nelangsa
dimana duniamu
bisakah kita bersatu