Syeten Manfaatnya bagi Manusia
November 28, 2007
Artinya: “Tidaklah sia-sia Tuhan menciptakan segala sesuatu” (Al Qur’an)
Benarkah syetan itu bermanfaat bagi manusia; bukankah Tuhan menciptakan syetan sebagai musuh yang nyata; dan bukankah Tuhan memerintahkan manusia agar menjauhinya; Sebab pekerjaan syetan adalah menggoda manusia secaraa profesional.
Hampir 24 jam mereka terus-menerus merongrong manusia agar melupakan Tuhan dan berusaha membuat kegelapan di dalam hatinya. Pekerjan syetan baru berhenti manakala manusia telah meninggalkan dunia sebab mereka memiliki cita-cita yang kuat yaitu mencari teman sebanyak-banyaknya di neraka dari golongan jin dan manusia. Lalu apakah sisi manfaat dari syetan.
Tuhan tidaklah sia-sia menciptakan segala sesuatu termasuk menciptakan syetan yang dicap sebagai musuh yang nyata. Kita mengetahui bahwa kedudukan manusia akan meningkat derajatnya (maqamnya) semata-mata karena mampu melewati rintangan hawa nafsu dan godaan syetan. Sebaliknya, manusia pun bisa menduduki derajat yang paling rendah bahkan lebih rendah daripada binatang dengan sebab syetan.
Singkatnya, keberadaan syetan boleh jadi harus disyukuri bagi orang-orang yang menuju Tuhan. Sebab tanpa gangguan dan godaan mereka manusia tidak akan meningkat derajatnya di sisi Tuhan sebagaimana kedudukan para malaikat di sisi Tuhan tidak naik dan turun derajatnya sebab golongan para malaikat tidak digoda oleh syetan.
Hindari segera!
November 26, 2007
Kebiasaaan yang tidak baik manakala dipelihara seakan-akan ia menjadi candu. Tidak ubahnya seperti para pemakai narkoba. mereka akan ketagihan saat-saat ia merasakan sensansinya. Begitu pula kenikmatakan rokok memberikan kebiasaan yang sulit dihindari bagi para pecandu. Demikain pula kebiasaan lainnya yang bisa panjang kalau diungkapkan. Saya salah satunya adalah terbiasa dengan hal-hal itu saat ini.
Pekerjaan yang menumpuk akhirnya tidak selesai-selesai jadinya. Sudah tiga hari masih saja belum disentuh. Duh, saya harus hindari ini. segera!
Maunya itu ….
November 24, 2007
Kenapa sih, begitu lama kau selesaikan kebiasaanmu itu. Mengapa juga aku dilarang menikmati harumnya wangi syurga saat-saat begini. Aku begitu ingin bisa bermandi sekedar di clobekan kali anyar di samping rumah kita. Aku cemburu, alirannya begitu santer sementara bendungan yang kau buat pada sungai senyaman itu tak kuat ku tembus.
Kenapa sih, kau masih saja rela mebanting pintu-pintu saat malaikat datang. Apakah sudah merasa mampu menerbangkan sayap-sayapmu setinggi langit tujuh. Atau mampu menembus bumi sebatas angkara. Wangi yang kau tebar, harumnya sirna sejuknyapun hambar.
Kau, yang telah lama bermandi dalam sungai itu, basah kuyupmu masih terasa tetasannya. Hutan pelindung yang membatas dunia luar pun kini sudah gundul, lantas binatang mana yang akan bisa mendatangi lagi. Sementara penjaganya kau usir-usir tanpa peduli.
Hello world!
November 23, 2007
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
